Pesan untuk Adek

harapanIni adalah pesan saya untuk adek saya sendiri lebih tepatnya ini adalah harapan yang selalu terpikirkan di benak saya. Pertanyaan pembuka untuk adek saya :

Apakah kau bisa merasakan jadi seorang kakak?

Seandainya kau bisa, pasti kau mengerti dan tahu apa yang saya harapkan sebagai kakak untuk adeknya, tapi sayangnya Tidak!!

Harapan pertama : Jadilah adek yang sebenarnya

Yang saya maksud adalah janganlah kau seolah bisa hidup lagi di dunia yang sama, kau seolah sendiri di dunia ini dapat melakukan seenaknya tanpa tahu adab. Orang tua mendidik anaknya bukan untuk jadi orang biadab tapi orang beradab. Jadi sadarlah siapa kau ini? Untuk apa kau ada?

Kau diciptakan di dunia ini untuk mengumpulkan bekal (melakukan hal yang baik, sesuai Agama) untuk melanjutkan perjalanan sebenarnya dan ingatlah bahwa tidak ada kesempatan kedua untuk hidup di dunia ini (kecuali dengan kehendakNya).

Sadarlah… Lihat dirimu… Siapa dirimu sebenarnya… Kau manusia! punya akal berarti tahu apa yang harus dilakukan dan punya hati berarti tahu apa yang dirasakan.

Harapan kedua : Janganlah selalu membuat marah dan repot orang

Manusia tidak hidup selamanya (forever), pasti ada limit. Syukurlah bagi kita yang masih bisa mendapat perhatian orang tua, mendapat kasih sayang orang tua. Hidup ada batasnya. Kita tahu kan kalau hidup ada batas? Lalu kenapa di sia-sia kan seperti ini? Kenapa?!. Sungguh menyesal orang menyia-nyiakan sesuatu yang terbatas. Pada akhirnya akan menyesal di akhir batas itu.

Murka Allah berada pada murka orang tua. Sudah tahu kan? Lalu kenapa seolah mengabaikan hal itu, setiap harinya membuat kesal orang. Naudzubillah..

Cobalah sedikit melakukan sesuatu yang membuat orang sekitarmu tersenyum melepaskan air mata bahagia, terkhusus buat orang tua mu.

Lakukan apa nih?

Kau manusia kan? punya akal berarti tahu apa yang harus dilakukan dan punya hati berarti tahu apa yang dirasakan. Berusahalah lakukan itu tanpa harus membuat orang repot, cobalah lakukan itu sendiri -> Mandiri. Diawal tadi sudah kubilang kalau hidup itu ada limitnya, mungkin saja saat ini kita bersama, tapi untuk kedepannya. Saat ini kita masih berdiri sama sama, siapa yang bisa menjamin kedepannya masih sama saat ini?

Jangan mengajarkan akal dan hatimu hal yang negatif

Harapan Ketiga : Rajin beribadah

Kamu Islam kan? Itu agama mu! Itulah pedoman untuk akal dan hatimu agar selalu melakukan hal positif dan menjauhi hal negatif.

Do’a anak sholeh terhadap orang tuanya Insya Allah mujarab. Bahagiakanlah orang tua mu dengan melakukan hal yang membuat mereka senang dan doa mu yang ikut serta bersama kebahagiannya. Subhanallah sesungguhnya itulah anak sholeh.

Rajin sholat, berbuat baik, berpuasa, dll

Harapan Keempat : Kendalikan emosimu

Setiap orang mempunyai emosi yang berbeda beda. Amarah mu itu dapat membuat hati orang (terkhusus hati orang tua) menjadi sakit dan sedih. Jagalah lisan dan perbuatan mu agar tidak dikendalikan oleh emosi amarah itu.

Tarik nafas – Elus dadamu – Ingat namaNya. Itulah orang sabar. Jadi orang sabar itu susah, sangat susah!

Harapan kelima : Bermanfaat bagi orang banyak

Bermanfaat bagi orang berbanding lurus dengan jumlah pahala (jika hal itu positif). Banyak hal yang bermanfaat yang bisa kita lakukan di dunia yang sementara ini, lakukan sebelum limited! Janganlah menjadi orang yang merugikan buat orang lain, terkhusus untuk keluargamu.

Rasakanlah bagaimana rasanya menjadi orang tua jika anaknya itu persis seperti dirimu! Apakah kamu suka?

Harapan ini bukan cuma buat adek, tapi buat diri saya sendiri. Saya bukanlah manusia yang sempurna yang selalu benar. Saya bukan manusia yang tak pernah salah.. Saya sering melakukan kesalahan kok dan saya sadari itu malah ada kesalahan yang saya tidak sadari. Untuk itulah kita sesama manusia untuk saling menasihati dan saling mengingatkan😀

 Baca yang lainnya

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s