What must I do?

What must I do

What must I do?

Saya menulis ini penuh dengan emosi yang bercampur aduk, saya merasa ada yang mengganjal disini *sambil elus dada dan tarikan nafas yang panjang. Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan saya? What happen with myself?

Saya hanya berharap kalau perasaan saya itu “null” or “nothing” now. Tapi bagaimana yah~ susah jelasinnya juga, saya terlalu terlalu… menggunakan perasaan /ah tidak juga. Tapi untuk yang ‘satu’ ini saya sudah berusaha untuk tidak menggunakannya walaupun hanya beberapa persen.

Saya butuh sesuatu yang menghibur, okeh silahkan ke Jln. Penghibur (Dekat Pantai Losari) haha😀

Hiburan yang saya maksud itu dengar music, yah download di stafaband (lagi lagi download, cihh)

Hiburan yang saya maksud itu main game, seperti osu dan stronghold (game tahun 2 bede’)

Hiburan yang saya maksud itu sesuatu yang sejuk dan dingin. Apakah itu?

Hiburan sebenarnya adalah menulis sesuatu di HasbullahMarwan sambil dengar lagu plus dikipasin sama Maspion (merk kipas angin) dan suasana malam damai nan dingin. Nah!!

Now, jam dinding menunjukkan pukul 00:07 dan Saya tidak tahu What must I do?

“Sesuatu” itu terus membayangi (you don’t know what I mean). Saya terus menyalahkan diri sendiri dan saya sadar. So? Apakah saya bisa melupakannya? yah pura pura lupa boss tapi sayangnya kalau sesuatu yang penting dan terlalu ngena pas itu susah sekali dilupakan. Biarkan itu terus membayangi hingga menjadi kenyataan agar bisa berhadapan langsung one on one dengan saya //aparakah

Oh iya Itu bukanlah suatu yang hal yang boleh dilupakan, seharusnya itu menjadi alat penyadar buat saya /sadar woi. Jadi tidak boleh dilupakan, kalau dilupa berarti saya tidak sadar😀

Langsung ingat kata-kata dia kalau “saya terlalu detail”

Saya tidak boleh lupa dimana posisi saya sekarang, dimana posisi dia sekarang, siapa saya, siapa dia. Saya tidak boleh lupa itu.

Andai perasaan yang saya miliki saat ini “null” or “nothing” tidak mungkin saya merasa seperti ini, aneh, aneh, aneh.

dan (lagi) Saya harus sadar, sadar, sadar, kalau besok bukan hari libur! Huaaaa~ What must I do?  :(

Galau neng? Jangan di blog ini yah tuh ada pakar kegalauan, full galau story yeah visit Cerita Galau : wiwitiwiyani

Kutipan dari Cerita Galau : Galau itu adalah dimana mulut kita tidak bisa membahas sesuatu, kita tidak bisa mendekskripsikan apa yang terjadi, bingung harus ngapain, terutama nih…dimana kita overthinking guys yah istilah lainnya sih pikiran kemana-kemana gitu. sedangkan kalau sedih yah sedih. yang memiliki penampakan masalah yang jelas.  

Baca juga nih!

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s