Makan di restoran grand launching

Teman-teman aku mau cerita nih (kali ini saya menggunakan aku lagi) sebuah pengalaman makan di restoran grand launching yang menurutku lucu.  Sekedar pembuka, sambil nunggu pengumuman hasil tes perguruan tinggi, aku mengisi waktu bekerja di salah satu anak perusahaan Telkom bagian gangguan jaringan internet.

Ceritanya aku dan temanku (dipanggil : ito) lagi dapat gangguan di kantor SPBU, setelah memecahkan gangguan aku dan temanku merasa lapar, yah bukan merasa lagi tapi memang LAPARRR. Ketika mau nancap gas aku lihat restoran yang sedang grand launching di seberang kantor SPBU. Kalau di game istilahnya close beta. Biasanya kalau game lagi close beta banyak event yang unik.

“ito ayo makan disana! Biasanya kalau restoran grand launching makanannya gratis ” ajak aku.

“kalau makanannya mahal kita pura-pura aja cari teman” lanjutku lagi.

Okedeh.. kita menuju ke seberang dan memarkir motor. Terlihat di balik pintu kaca ada beberapa pelayan yang sedang menunggu kita.

Perasaanku deg deg an…. apakah ini yang namanya cinta😀  ?

Dengan dibukakannya kami pintu dan dilontarkan ucapan selamat datang, kami diarahkan langsung ke tempat duduk. Dengan tampang yang sok berduit lah ceritanya. Mengenakan sandal, celana jeans, jacket, dan wajah yang keliatan berkeringat.

Kami duduk di salah satu meja kosong, terlihat ada 2 meja lainnya yang terisi oleh pelanggan juga. Beberapa detik duduk, kami diberikan menu. Sembari melihat menu yang lezat dan menggiurkan aku tertawa cengingir “hihihi” sambil melirik temanku, Ito!

Sialan juga nih menu makannya, aku cari harga yang paling murah aja kok susah ya, semuanya harga 50 ribuan ke atas. Hahahaha ini baru makanan.

Aku dan temenku hanya bisa menatap lama menunya, sebenarnya yang buat lama mikir karena aku lagi mencari makanan yang membuat rasa lapar ini hilang dengan harga yang terjangkau dompet.

Dalam hatiku “mana nih makanan gratisnya?”

Sementara itu, pelayan masih menunggu pesanan yang kami mau. Haha serasa diintimidasi ya. Sepertinya pelayan tersebut mengerti dompet kami berdua, ia memberikan selembaran brosur yang isinya diskon 30% all item.

Kode mata yang kukirimkan ke Ito tersampaikan. Ito pesan nasi goreng harga 30 ribuan dan yah aku ikut aja deh daripada kebocoran. Nih baru makanan, gimana dengan minum? Tentu saja kami mencari harga termurah.

Air mineral? Wah buset dah nih air mineral atau apaan kok mahal.
Ito memesan jus jeruk dengan harga 15 ribuan, biar keliatan elit nih aku gak mau pesan air mineral dan gak mau terkesan ikut-ikutan dengan Ito, akhirnya aku memesan Espresso yang harganya 17 ribuan.

Setelah itu, pelayan beranjak dari meja kami bersama menu makan dan minum yang kami pesan. Ito yang duduk disamping kiriku lagi menghitung menggunakan kalkulator di hp nya jumlah harga pesanan yang akan dibayar setelah dikenakan diskon 30%

Aku hanya tertawa hahahahahaha Kirain gratis eh iya sih gratis 30%.

Lama menunggu, pesanan kami telah tiba. Nasi goreng yang indah keliatan membuat kami segera memakannya dengan lahap //jangan lupa baca doa ya!

Nasi goreng dan espresso yang gelas putih dan bening

Nasi goreng dan espresso yang gelas putih dan bening

Nih yang jadi masalah adalah…Espresso yang aku pesan. Haha aku yang selama ini jarang minum kopi, kenapa pesan Espresso? Ada 2 gelas yang diberikan oleh pelayan. Gelas pertama berukuran besar yang berisikan Air putih dan es batu sedangkan gelas kedua berukuran kecil yang berisikan larutan kopi yang keliatannya enak. Aku ngebayangin kalau Espresso itu sama rasanya dengan permen Kopiko, ternyata pahit!! Asli pahit rasanya. Haha jangankan rasa, cara minum espresso aja aku ga tau ye.

“Aku minum yang di gelas kecil dulu, baru gelas besar? Atau gelas kecil yang berisi espresso dicampur ke dalam gelas yang berisi air?” Pikirku gitu.

Selama makan gua terus kepikiran gimana caranya minum tuh Espresso, kok pahit sih? Nda ada gula nya ya? Aku mau minta gula sama pelayan tapi Ito bilang kalau kopi memang begitu, pahit.

Selesai makan, aku searching google “Cara minum espresso” hahah sialan mungkin aku ditertawain sama si om google, kok gak dapat sih caranya. Akhirnya temanku ito yang mencampurkan larutan Espresso ke dalam air. Pahit! Pahit!! 17 ribuan ku rasanya pahit bener.

Sambil nonton youtube di hp aku meminum Espresso dengan wajah terlihat sangat menikmati but lie. Haha

Sumpah pahit!

Setelah habis, aku dan temen ke kasir kemudian keluar dari restoran tersebut. Aku ga mau melirik ke kaca restoran itu, segera aku tancap gas dan ketika restoran itu gak keliatan gua tertawa HAHAHA di motor sama temen ku.

Pelajaran yang bisa dipetik adalah “Makanan gratis ga ada di restoran manapun walaupun itu grand launching, ga ada tuh. Hati-hati penipuan teman teman!”

4 thoughts on “Makan di restoran grand launching

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s